Senin, 25 Maret 2013

BLIND 'why i love you?' part 6

-Kantin-

"Pricil, Tiffany, Ceciill...!!" Panggil Zilla. Disana ada Reva dan Gissela

"Ada apa Zill?? Tumben lo ngajak ketemu?" Kata Tiffany (menggeser tempat duduknya)

"Humm, gini .. Si Ricky, salah satu anak futsal sekolah kita ada nge DM aku .. Dan dia nanya masalah Daniel sama elo Pris, kalian ada punya masalah apaan?" Kata Zilla. (Membuka hapenya dan memperlihatkan percakapan Ricky dan Zilla kepada Tiffany, Pricil, dan Cecil)

"Kepo bgt nih org -_-" kata Cecil. (Sesaat setelah melihat percakapan itu)

"Monyet emberrr, awas lo ntar kalo ketemu" kata Pricil geram

"Buseett, songong bgt tuh cwo!" Kata Tiffany

"Siapa yg ember? Siapa yg songong?" Tanya Gissela

"Lo beneran berantem sama Daniel?" Tanya Reva

"Ko bisa berantem gitu? Ceritain dong" pinta Zilla, tapi Pricil memilih untuk merahasiakannya. 

"Gaada apa2 kok, gini aja, lo kalo ditanya macem2 sama si Ricky2 ini, bilang aja lo gatau apa2" kata Pricil

"Elo ada masalah sama Daniel?" Tanya Reva

"Gaada ko gaada. Intinya ya gue bantu Tiffany dan udh, gitu aja gaada apa2 .. Ya kalian gausah mikir yg kygitu .. Kalo ditanya bilang aja gk tau .." Kata Pricil

Akhirnya merekapun bubar. Pricil, Tiffany, dan Cecil tetap di kantin.

-kantin sekolah-

"Mba, kebab nya satu dong mba" kata Cecil. Maklum, ditengah teman2nya, Cecil dijuluki Ratu makan karna hobinya makan.

"Saya juga dong mba satu" terdengar suara lelaki di samping Cecil, Cecil pun kaget dan melirik ke sebelahnya. 'Hmm, kekar' pikir Cecil dalam hati.

"Trus sama es jeruk gapake gula 1 ya mba" sambung Cecil setelah melirik cowok disebelahnya.

"Saya juga mba!! Eh tapi saya pake gula" kata cowok itu lagi. 

Rupanya si Cowok ini menyambung apa yang di minta Cecil. Karna apa yg dipesan mereka sama.

'Jiahh knapa ni cwo ngikut gue, jangan bilang ntar kalo gue mesen kotoran kebo lo mau juga satu'. Kata Cecil dalam hati yg sebenarnya sedikit bingung.  

Dibelakang Cecil, Tiffany dan Pricil tertawa cekikikan melihat tingkah cowok disebelah Cecil yg daritadi mengikuti Cecil.

"Nih uangnya mba" kata Cecil setelah menerima makanannya.

"Mba, uangnya ntar ya" kata cowok itu dan lalu pergi dgn membawa makanannya.

('Jiahh jlebb banget .. Ngutang ternyata .. Gubrak sekali' Cecil berkata dalam hati sambil menggelengkan kepalanya)

-_______________________-

Tiffany, Pricill dan Cecil bersama teman sekelasnya, Bella, Irene & Vinna diberi tugas tambahan dan harus berada di sekolah sampai selesai tugasnya. Berhubung ada jam istirahat, akhirnya mereka semua memutuskan untuk pergi ke Cafe belakang sekolahnya dgn membawa beberapa map berisi tugas2. 

"Berapa jam lagi nih?" Tanya Vinna

"Hmm, kita nungguin anak akselerasi selesai jam pertama dulu kan?" Kata Irene.

"What? Akselerasi emang ada tugas juga?" Tanya Tiffany kaget.

"Ya iya lah, lo gak tau? Selama ini kan akselerasi tuh emang pulangnya sorean gitu" kata Bella sambil membuka map2 yg mereka bawa td.

"Hah? Jadi ntar kita pulang barengan anak akselerasi tuh?" Kata Tiffany

"Mampusss kita!!! Ishh, bareng? Astaga-_-" Kata Pricil memukul jidatnya

"Ih nyantai deh, anak akselerasi gak nelen kita kok" kata Vinna

"Gak nelen tapi bikin sebel" kata Pricil.

(Cuek dgn percakapan teman2nya, Cecil malah makan sambil membolak balik kertas yg ada dalam map)

"Cecill, elo bukannya ngerjain malah makan" bentak Irene (memukul pipi Cecil yg penuh makanan)

"ahh, ganggu deh .. Gue laper tauu :p "kata Cecil melanjutkan makannya.

"Gila nih cecil, udh makan kebab td masih aja laper .. " Kata Pricill geleng2

Cecil masih cuek.

"Hekss? Cecill td beli kebab? Ahh nggak ngajak nihh "kata Bella (mukul Cecil)

"Iya td Cecil beli kebab bareng ade ray.. Hahaha" kata Tiffany

"Hah? Ade ray? Siapa?" Tanya Vinna

Tiffany & Pricill tertawa terbahak bahak. Irene, Bella & Vinna juga ikutan ketawa, padahal mereka sendiri bingung kenapa mereka ketawa -_-

"Hussshhhh, itu bukan . Ade ray, tapi itu mike tyson yg kelamaan berendem di lumpur lapindo" kata Cecil (still eat -_-")

"Hah? Berendem dilumpur lapindo? Gosong dong" kata Irene

Merekapun mentertawakan cerita Tiffany dan Pricil saat melihat Cecil dan cowok di kantin tadi, Cecil hanya bisa diam dan sesekali membantah.

-________________________-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar